Banyak obat mengandung satu atau lebih pusat kiral (pusat asimetri) atau pusat ketidakjenuhan. Bentuk kiral (enansiomer) suatu obat mengandung jumlah dan jenis pengelompokan atom yang sama satu sama lain. Perkembangan terkini dalam metodologi untuk resolusi analitik dan preparatif dari campuran obat rasemat dan peningkatan pengembangan obat yang dirancang untuk berinteraksi dengan target yang dapat dijelaskan dalam detail atomik telah merangsang minat yang cukup besar dalam aspek stereokimia obat. Link youtube : https://youtu.be/b22FoJeX6zU
Disebutkan pada video bahwa COX-1 memiliki peran fisiologis pada ginkal dan lambung, peran seperti apa yang dilakukan nya pada ginjal dan lambung
BalasHapusEnzim COX-1 terdapat pada keadaan normal (konstitutif), enzim ini akan mempertahankan fungsi fisiologik
Hapusjaringan tubuh yaitu lambung dan ginjal.
(Gambar 2) Aktifasi terhadap enzim ini
misalnya akan menyebabkan produksi
prostasiklin (PGI2) yang bersifat
anti trombogenik ketika dilepaskan
oleh endotel jaringan, sedangkan bila
dilepaskan oleh mukosa lambung akan
bersifat sitoprotektif terhadap mukosa
lambung. Begitu pula pada sistem
trombosit, dimana tromboksan A2 yang
di lepas akan menyebabkan agregasi
trombosit sehingga akan mencegah
perdarahan yang tidak diinginkan. Aksi
sitoprotektif prostaglandin mencegah
perdarahan, erosi dan ulkus diperankan
terutama oleh PGI2 dan PGE2 yang
mana akan mengurangi produksi asam
lambung dan menyebabkan vasodilatasi
dari mukosa lambung.
Prostaglandin ginjal berperan sangat
penting untuk pengaturan garam dan air
dan mempertahankan aliran darah ginjal.
Pengaruh OAINS pada ginjal adalah dapat
mempengaruhi keseimbangan elektrolit
dan kerusakan fungsi ginjal berupa nefritis
interstisialis atau nekrosis papilaris.